You need to enable javaScript to run this app.

PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU MELALUI PERANCANGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI STEM, DAN PJBL

  • Rabu, 01 Desember 2021
  • kurikulum
  • 1 komentar
PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU MELALUI PERANCANGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI STEM, DAN PJBL

         

Dalam rangka meningkatkan profesionalisme guru-guru di SMAN 1 Kintamani, dilaksanakan kegiatan workshop untuk peningkatan kualitas guru melalui pendekatan yang intensif, komprehensif, dan kolaboratif untuk mewujudkan sistem pembelajaran yang baik. Kegiatan ini bertajuk “Meningkatkan profesionallisme guru melalui perancangan pembelajaran berdiferensiasi, STEM, dan PJBL”. Kegiatan ini menyasar semua tenaga pendidik SMAN Kintamani dengan tujuan untuk menerapkan praktik terbaik dalam pembelajaran menuju sekolah unggul sebagai rujukan demi pengembangan diri sekolah dan lingkungan sekitar.

Bertempat di Lab. Fisika SMAN 1 Kintamani, Selasa, 30 Nopember 2021 kegiaatan workshop ini dibuka oleh Kepala sekolah, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh waka Kurikulum, Ida Bagus Made Widarsana, S. Pd. Dalam paparannya, Ida Bagus Made Widarsana menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan program sekolah untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik, menjaga tren positif tentang pelaksanaan pembelajaran berbasis PJBL di SMAN 1 Kintamani, STEM, dan tren terbaru adalah pembelajaran berdiferensiasi. Di tengah perubahan yang begitu pesat tentang paradigma pendidikan, maka guru-guru dituntut untuk terus belajar, beradaptasi, dan mengimplementasikan segala hal baru tentang pembelajaran kepada peserta didik. Kegiatan workshop ini sedianya akan dilangsungkan dari tanggal 30 Nopember sampai 4 Januari 2021. Walaupun kegiatan ini dilangsungkan secara tatap muka para peserta tetap mematuhi dengan protokol kesehatan yang ketat.

Tampil sebagai narasumber pertama pada kegiatan ini, I Nyoman Wawan Swadiana, S. Pd., M. Pd. dengan membawakan materi 'Science, Technology, Engineering and Mathematics' “STEM”.

 

Untuk itu, para guru terlebih dahulu dituntut untung menguasai konsep STEM, merancang pembelajaran RPP dengan STEM, sampai pada pengaplikasiannya di kelas. Tujuan utama dari perancangan STEM ini adalah memberi-kan motivasi kepada guru-guru untuk mengembangkan kemampuan berpikir secara ilmiah yang dapat menunjang kapasitasnya untuk pembelajaran, serta mem-berikan inspirasi kepada guru-guru untuk proaktif dan optimis untuk mewujudkan generasi emas di masa mendatang.

Sementara itu tampil sebagai pembicara atau narasumber kedua, I Gusti Ayu Srijati, S. Sn, sebagai pemateri PJBL.  Dalam paparannya, I Gusti Ayu Srijati menegaskan, guru-guru SMA Negeri 1 Kintamani memiliki komitmen yang sangat tinggi dalam proses pembelajaran, dalam konteks ini Projek Base Learning (PJBL). Sekolah yang berlokasi di desa Bayung-gede ini adalah salah satu sekolah binaan Lighthouse School Program Putera Sampoerna foundation ( LSP, PSF.) dari tahun 2017. Pada Awal tahun pelajaran 2019/2020 (tahun ketiga pendampin-gan LSF, PSF di Smansakita), Tim LSP memberikan pelatihan tentang Model PJBL kepada seluruh guru mata pelajaran. Boleh dikatakan bahwa apa yang disampaikan oleh narasumber ini adalah sebagai sebuah keberlanjutan dari Program yang ditanamkan oleh LSP di SMAN 1 Kintamani.

Dalam presentasinya, I Gusti Ayu Srijati menjalaskan tentang Model PJBL. Ditegaskan bahwa PJBL merupakan model pembelajaran yang menggunakan Proyek/kegiatan sebagai media dalam proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan, serta menggunakan masalah sebagai langkah awal dalam mengumpulkan dan mengintegrasikan pengetahuan baru berdasarkan pengalaman peserta didik dalam beraktifvtas secara nyata.

Untuk kedepannya program ini akan dijadikan program rutin yang rencananya akan dilaksanakan setiap satu semester sekali, sehingga seluruh siswa disetiap angkatan dapat ikut serta merasakan dan melatih diri dalam mengemas projek belajar. Dari kegiatan ini para guru SMAN 1 Kintamani merasakan adanya tantangan perubahan dan peningkatan secara kualitas dalam pembelajaran. Hal ini penting untuk terus dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Melalui kegiatan workshop atau pengimbasan-pengimbasan seperti ini diharapkan memberikan dampak nyata dan  memberikan pengalaman belajar yang nantinya dapat diterapkan dalam aksi nyata oleh guru kepada peserta didik di SMAN 1 Kintamani. Untuk para Guru ini dampak luar biasa dirasakan dalam bidang membangun profesionalisme dan kompetensi diri, dan memiliki wawasan tentang praktik baik pembelajaran yang berpihak kepada siswa. Sebagai tolok ukur keberhasilan guru dalam praktik mengajar ini adalah murid akan merasa senang belajar, merasa nyaman, dan terlayani sesuai minat dan bakatnya dalam kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Tentu karena gurunya telah menyiapan diri dengan metode yang menyenangkan dalam memfasilitasi pembelajaran.

 

Bagikan artikel ini:

1 Komentar

"Ini akan menjadi program yg baik utk kegiatan berbagi dalam keluarga besar Smansakita"
01 Dec 2021 08:51 Sang Ayu Eling Lestari
"Terimakasih"
Sang Ayu Eling Lestari

Beri Komentar

I Kadek Ardiana, S.Pd.

- Kepala Sekolah -

Puji syukur saya sampaikan kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa atas terbitnya website sekolah ini. Harapan saya adalah semoga website...

Berlangganan